Minggu, 29 Juni 2014
Catatan Perjalanan: Musywil Rohis Jateng
Oleh Hanif Musthofa
Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillah, Allah Maha
Penyayang, memberikan banyak sekali nikmat kepada hamba-Nya. Baik yang rajin
sholat maupun yang sholatnya tahunan, semua dapat nikmat dari Allah. Kita
sebagai manusia sering membuat rencana dan tak tahu apakah itu dapat
dilaksanakan. Rasa bahagia akan terasa saat rencana jadi nyata.
Pada kesempatan ini, saya ingin
berbagi pengalaman Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah yang sukses dilaksanakan
pada Jum’at-Ahad, 27-29 Desember 2013 bertempat di Komplek Islamic Center Nurul
Islam Tengaran, Kabupaten Semarang. Lets go!
Ini nih lokasinya...
Pintu masuk lokasi Musywil
Hari Kamis, H-1 kegiatan, panitia berkumpul untuk melakukan persiapan akhir atau boleh disebut briefing (gak tahu juga sih artinya)....
...potong-potong stiker...
....dan Zzzzzzz.
Ketua Pelaksana Musywil, Irham Setyawan
Hari Jum’at, 27 Desember 2013. Action !!!
Pagi hari, panitia kembali sibuk mempersiapkan lokasi kegiatan.
Sekretaris, Said Ramadhan Abdurrahman
...dan sarapan tentunya.
Lanjut pasang banner dan denah lokasi.
Panitia Musywil dari Wonogiri, Wahyu Setyawan dan temennya
Kreatif he he...
Peserta mulai berdatangan dari berbagai penjuru.
(Perhatikan tas kuning baik-baik)
Dan aang-iing-aang, kegiatan Musywil dibuka oleh koalisi 2 MC (baca: em-si)
Zainal Achmad Asrori (kiri) dan temennya.
Sambutan-sambutan...
Masuk ke kegiatan malam.


Ada nasyid juga Bro! Dari Azzam. Ini nasyid model mars atau harokah, jadi sangat bersemangat.


Ada nasyid juga Bro! Dari Azzam. Ini nasyid model mars atau harokah, jadi sangat bersemangat.
(Maaf gelap, namanya juga
malam hari.)
(Alhamdulillah, lampu sudah
nyala)
Dan renungan malam...
Eiiitss, Tidurnya gimana? Panitia
sudah siapkan hotel.
Hari Sabtu pagi, langit cerah menyambut kami.
Masjid Assalam, lokasi utama
kegiatan
olahraga dulu biar fresh...
...sarapan...
...dan narsis juga dong.
Saudara dari FORNUSA Pusat
(Kecuali yang dua dari kiri)
Briefing selalu dilakukan
disetiap pergantian kegiatan oleh Koordinator Lapangan dan Sie Acara. (Tapi
sering dipegang juga sih oleh ketua pelaksana atau malah sekretaris)
Kembali ke agenda kita,
Musyawarah Rohis. Diawali dengan pengenalan Fornusa (Forum Rohis Nusantara)
oleh Akh Wafda.
Dan dilanjutkan dengan
pembentukan dewan presidium yang akan memimpin sidang nantinya.
Bendahara merangkap Presidium
1, Thoriq Abdul Aziz Rabbani (Tengah)
Yuk kita intip sebentar ke
Sekretariat...
Oke, sudah cukup.
Pada kegiatan musyswarah kali
ini, peserta terbagi menjadi 4 komisi yang membahas pasal-pasal dalam AD-ART
yang sudah ditentukan dalam waktu yang sudah ditentukan pula di ruang yang
sudah ditentukan juga pula (loh, pemborosan kata nih).
Itulah keempat komisi yang
bekerja keras merumuskan AD-ART.
Tengok lagi ke sekretariat,
Eiitts, sedang makan. Jangan
diganggu ! he he
Kemudian peserta berkumpul di
ruang musyawarah untuk menyampaikan hasil sidang komisinya dan menetapkan
AD-ART dengan musyawarah mufakat.
(Peserta dari Wonogiri juga
ada loh, yang tengah paling dekat. Baju warna hijau-kuning-muda)
(tuh dia nongol lagi)
Dan ditengah panasnya sidang
(bukan apa-apa bro, sumuk), datanglah Ustadz Aan Suwandi selaku
ketua WAMY Indonesia dan Syech Abu Faisal Utusan WAMY Saudi Arabia..
Syech Abu Faisal
kembali memberi tausyiah. materi mudah diterima karena diberikan melalui media
cerita, dan juga karena penerjemahan yang baik lagi jenaka dari Ustadz Aan
Suwandi yang tak jarang membuat para peserta terpingkal-pingkal karena
candaannya.
Melanjutkan agenda
musyawarah...
Behind the scene, Panitia juga
bisa capek Bro ! ini gambar-gambar uniknya, dimulai dari yang paling nyenyak.
Dan sidang masih terus
berlangsung hingga dini hari.
Ahad, the Last Day of Musywil
Rohis Jateng
Briefing...briefing
Dan kaos pun datang...
Karena jumlah kaos terbatas
(khususnya untuk yang ikhwan), maka harus pakai skala prioritas. Pertama
peserta, kemudian MC, dan panitia yang sering kelihatan.
(MC narsis pakai kaos Musywil
Rohis Jateng)
(Salahsatu panitia yang tak
kebagian kaos, tetap sabar dan salam cakep)
Agenda di pagi ini adalah
kegiatan pelepas penat musyawarah hari-hari sebelumnya. Sudah disiapkan sebuah
panggung yang berdiri di lapangan. Perlu diketahui guys, panggung tersebut
belum ada di hari sebelumnya. Jadi baru dibangun pada malam hari yang gelap gurita.
Mantaaabss.
Ada Nasyid lagi dari Ai-Vi,
acapella. Tahu kan? Nasyid pake mulut saja.
Pengenalan #Cakep, Cita Rasa
Kebaikan Pelajar
Performa Nasyid dari ASPIRA
Voice, acapella juga. Wuihh banyak ya penampilan nasyidnya.
Dilanjutkan dengan pelantikan
pengurus Fornusa Jawa Tengah oleh ketua Fornusa Pusat.
Ketua Fornusa Jawa Tengah yang
telah dilantik, Ahmad Dahroini
Ada juga pembagian bingkisan
dari Solo Peduli untuk Rohis-Rohis peserta Musywil.
Dan Saudara kita dari Fornusa
Pusat undur diri...
Akh Fatih, Akh Zain, dan Akh Fakhri
Tak lupa narsis...
Doa...
Dan berakhirlah kegiatan
Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah. Alhamdulillah.
Panitia Musywil Rohis Jateng
Label:Agenda | 3
komentar
Sabtu, 21 Juni 2014
Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah Hari Terakhir :')
Hari ini, hari terakhir dari rentetan marathon 3 hari dua
malam Musywil FORNUSA Jateng.
Pagi hari dimulai dengan Sholat shubuh berjamaah, terlihat jelas penurunan jumlah jamaah, ‘karena kemarin selesai acara setengah tiga akhi’ begitu jawaban beberapa peserta yang kedapatan telat sholat shubuh berjamaah.
Pagi hari dimulai dengan Sholat shubuh berjamaah, terlihat jelas penurunan jumlah jamaah, ‘karena kemarin selesai acara setengah tiga akhi’ begitu jawaban beberapa peserta yang kedapatan telat sholat shubuh berjamaah.
Sang surya mulai meninggi, menyinari kaki gunung merbabu, SMP IT Nurul Islam tempat kami mengadakan Musywil. Hari yang cukup cerah, secerah rencana kami hari ini. Ya, sebagai hari penutup, agenda hari ini adalah hiburan, pelantikan ketua dan pengurus ini FORNUSA Jateng dan pemberian bingkisan kepada masing-masing perwakilan daerah, yang dibungkus dalam suatu mini konser yang telah disiapkan dengan matang oleh panitia.
Acara utama dimulai, ketika itu waktu telah menunjukkan
pukul setengah Sembilan pagi. Acara diawali dengan perform Grup Nasyid AIVI
yang membawakan tiga buah lagu. Antusiasme peserta terlihat cukup baik. Perform
AIVI diakhiri dengan manis, dengan lagu ‘ayat ayat cinta’ yang telah
diarasement kembali, lagu yang awalnya bernada mellow itu, disulap menjadi menjadi
lebih enak didengar karena diiringi backsound acapella.
Selepas Perform AIVI, acara dilanjutkan dengan sosialisasi
sebuah gerakan bernama, ‘CAKEP’ cita rasa
kebaikan pemuda oleh Akh Irham dan akh Sa’id. Musywil FORNUSA itu… CAKEP..
he he.
Setelah sosialisasi CAKEP, peserta kembali dihibur oleh perform grup Nasyid ASPIRA. Kejutan terjadi karena salah satu personilnya adalah Akh Sa’id. ‘mantap Panitianya, bias nasyid dan acapella juga’ komentar salah seorang peserta. ASPIRA membawakan dua buah lagu yang bercorak acapella, yaitu ABG dan Problema.
Waktu menunjukkan pukul setengah 10 ketika acara mulai
memasuki puncaknya,yaitu Peresmian Ketua Koordinator FORNUSA Jateng oleh Akh
Wafda selaku Ketua Koordinator pusat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Orasi Pembuka oleh Akh Ahmad selaku Ketua
Koordinator Fornusa Jawa Tengah.
Selepas itu, yaitu peresmian Pengurus FORNUSA Jawa Tengah,
Para pengurus pun dipanggil satu persatu untuk naik keatas panggung. Lalu
bersama Akh Ahmad bersama-sama membaca Ikrar
yang dituntun oleh Akh Wafda.
Acara kemudian dilanjut Hiburan oleh perform Grup Nasyid
AIVI, yang membawakan satu buah lagu. Acara diselingi oleh pembagian Snack yang
hari terakhir ini sangat bergizi berisi buah Pir, Kue, dan telur.
Agenda selanjutnya yaitu pemberian Bingkisan, berupa sebuah
tas berisi hadiah dan kenang2an dari SOLO PEDULI, yang juga sebagai salah satu
Sponsor yang menyumbang cukup besar bagi terlaksananya Muyswil Fornusa Jateng
kali ini.
Sekitar pukul sebelas, acara berlanjut dengan salam
perpisahan sekaligus perpisahan yang emosional dengan rombongan pengurus dari
Fornusa Pusat. Yang diwakili oleh Akh Fatih, Akh Zain, dan Akh Fakhri.
Acara langsung dilanjut dengan Perform Nasyid dari Grup
Nasyid ASPIRA. Yang kemudian sekitar pukul dua belas siang kurang 15 menit,
dilanjut dengan DOA Bersama sebagai penutup acara.
Selesai acara, it's photo time.. para peserta dan pembimbing
dipersilahkan naik ke atas panggung untuk berfoto bersama sesuka hati.
raut wajah bahagia nampak dari para peserta yang sebelumnya lelah akibat
semalam baru bisa beristirahat sekitar pukul setengah tiga pagi.
Yaa. acara ini sukses terlaksana, walaupundengan cacat di sana sini.
Acara ini sukses, bukan hanya berkat nama besar FORNUSA, namun
kemilitanan para panitianya yang notabene baru kelas sepuluh (X SMA)
membuat kita harus angkat topi pada mereka. Juga para rombongan dari
FORNUSA pusat yang seharusnya santai-santai sebagai tamu, namun ikut
turun membantu.
dan tentu saja, acara ini tak akan sukses dan semeriah ini, tanpa
bimbingan para pembina dan antusiasme para peserta yang luar biasa!
saya mewakili diri saya sendiri, menghaturkan terima kasih
sebanyak-banyaknya pada para peserta, pembina, dan para rombongan dari
Pusat,juga pada kawan-kawan panitia yang semuanya saya cintai karena
Allah. Satu pesan dari saya, semoga kita dapat melanjutkan spirit
Musywil ini untuk membangkitkan dakwah di Daerah kita masing-masing.
jika daun lambangkan cinta
biarlah buah sebagai bukti
memberi tanpa pamrih
tak pernah meminta lebih
jika dakwah adalah cinta
biarlah kerja jadi bukti
lebihkan kinerja bukan janji
tegakkan islam di negeri pertiwi
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Sie Humas-Dekdok
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/
Label:Agenda | 0
komentar
Musyawarah Wilayah Forum Rohis Nusantara Hari Ke-Dua
Hari kedua, diawali dengan membangunkan peserta untuk sholat
tahajjud di masjid Assalam, yang kemudian dilanjutkan dengan Sholat Shubuh
berjamaah.
Agenda lalu di lanjutkan dengan senam bersama, yang dipimpin
oleh Akh Faisal Umam. Selepas itu ada sedikit waktu bagi peserta untuk
istirahat dan ganti baju. Sekitar pukul 7 pagi, para peserta sarapan yang
kemudian dilanjut dengan kegiatan MCK.
Agenda dilanjutkan dengan Musyawarah sesi pertama. Diawali
dengan pembacaan kembali daftar komisi dan anggotanya, lalu para peserta
diminta untuk berkumpul sesuai komisi masing-masing. Kemudian, peserta
diarahkan menuju ke ruangan komisi didampingi oleh PJ masing-masing, untuk
melanjutkan musyawarah. Disana setiap komisi diminta memilih presidium dan
notulennya masing-masing. Lalu dilanjutkan dengan musyawarah tentang AD dan
ART.
Jalannya Musyawarah berlangsung alot, tak jarang demi
membahas satu pasal, dibutuhkan waktu yang lumayan lama . Musyawarah kemudian
dihentikan sejenak untuk sholat dhuhur dan makan siang, meski begitu beberapa
komisi terlihat sudah menyelesaikan musyawarahnya. Akhirnya Musyawarah sesi
pertama resmi berakhir ketika jam menunjukkan pukul satu siang.
Selepas musyawarah sesi pertama, peserta langsung digiring
untuk kembali ke ruang siding demi membahas hasil musyawarah tiap komisi yang
dipimpin oleh Akh Toriq. Secara umum, Musyawarah berlangsung alot meski masih lebih kondusif dibanding
musyawarah sesi pertama. Sesi ini ditutup seiring dengan masuknya waktu sholat
Ashar.
Selepas Sholat berjamaah, agenda kembali dilanjutkan dengan
Musyawarah sesi 3. Namun menjelang maghrib musyawarah terpaksa dipending untuk
menyambut kedatangan Ustad Aan Suwandi selaku ketua WAMY Indonesia dan Syech
Abu Faisal Utusan WAMY Saudi Arabia.
beliau datang sesaat sebelum sholat maghrib
Beliau langsung memberi tausyiah singkat tentang keutamaan
shalawat pada sang Nabi. Tak Hanya sampai disitu, ba'da sholat maghrib, syech
Abu Faisal kembali memberi tausyiah. materi mudah diterima karena diberikan
melalui media cerita, dan juga karena penerjemahan yang baik lagi jenaka dari
Ustad Aan Suwandi yang tak jarang membuat para peserta terpingkal-pingkal
karena candaannya.
Alhasil, tausyiah yang berlangsung cukup lama itu (ba'da
maghrib hingga Isya) terasa sangat singkat namun bermakna dalam bagi para
peserta. "Ustadnya Stand Up Comedy" begitu respon beberapa peserta
mengenai peragai ustad Aan Suwandi yang Jenaka. Akhirnya Kebersamaan kita dan
Rombongan Syech Abu Faisal terpaksa berakhir saat waktu Isya Tiba
Agenda pun dimulai kembali dengan Musyawarah sesi 4 di ruang
siding melanjutkan Musyawarah sesi 3 yang tertunda. Sama seperti sebelumnya,
para peserta diminta berkumpul sesuai Komisi. Lalu dilanjutkan dengan pemilihan
Presidium dan pembentukan formatur.
Musyawarah terus berlangsung hingga sekitar pukul setengah tiga ahad
pagi. Selepas musyawarah, para peserta pun kembali untuk beristirahat
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/
Label:Agenda | 0
komentar
Hari Pertama Musyawarah Wilayah Rohis 2013
Acara Grand Opening Ceremony, dimulai sekitar pukul setengah
lima lebih. Ada akh Zainal Achmad Asrori featuring akh Hanif Mustofa Abdul Aziz
sebagai MC.
Setelah Grand Opening Ceremony, dilanjutkan dengan ISHOMA
Lalu Sesi Kedua. Acara pertama adalah ta’aruf, dengan
mengusung tema Games, MC meminta peserta mencari pasangan dari daerah yang
berbeda. Lalu acara ditutup dengan ta’aruf antar pasangan. Acara kemudian di
jeda oleh hiburan nasyid yang di bawakan Grup Nasyid “Azzam”. Acara kembali
berlanjut, acara ketiga adalah Tausyiah. Materi dibawakan oleh Ustad Nendy,
yang intinya adalah “Dakwah itu punya arti yg
luas, dpat diartikan dgn berperang yaitu berperang merenggut pengaruh dan
dukungan. Kita juga harus mempunyai bekal untuk menjadi seorang pemimpin. Itu
semua tak akan bisa kita tempuh tanpa dukungan dri sosok ibu kita”. Tausyiah
ditutup dengan muhasabah yang sangat menyentuh. Acara ketiga adalah sharing,
yang dipimpin oleh Ustad Edy Rianto, yaitu sharing
tentang perkembangan forum-forum rohis dibeberapa wilayah di Jateng,
disampaikan oleh beberapa perwakilan peserta. Acara tekahir yaitu Pemetaan Komisi,
yang dipaparkan oleh Akh Irham Setyawan dan Akh Sa’id Ramadhan. Akhirnya acara
rampung juga di ketika jam menunjukan sekitar pukul 12 malam.
Selepas acara, para peserta pun kembali kekamar masing-masing,
untuk beristirahat.
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/
Label:Agenda | 0
komentar
Sabtu, 12 April 2014
SEMINAR MUSLIMAH
Yang diadakan Ahad,6 April 2014 lalu
Pembicara Ustadzah Setyaningsih
Yang dihadiri dari beberapa sekolah di Wonogiri dan di Dukung oleh Rabbani Wonogiri dan Salon Azkia Wonogiri
Yang diadakan Ahad,6 April 2014 lalu
Pembicara Ustadzah Setyaningsih
Yang dihadiri dari beberapa sekolah di Wonogiri dan di Dukung oleh Rabbani Wonogiri dan Salon Azkia Wonogiri
Label:Agenda | 2
komentar
Selasa, 04 Maret 2014
Memiliki Motvasi
Seseorang yang memperoleh hidayah mempunyai kemauan yang kuat dan motivasi yang tinggi,karena yang dicari adalah surga yang luasnya meliputi langit dan bumi. Jika orang yang mencari dunia memerlukan semangat dan motivasi,tentu yang mencari akhirat lebih lagi.
Perjalanan menuju surga bagaikan perjalanan orang yang menempuh padang pasir,jalannya tidak berujung,perkampungan entah dimana,perbekalan tinggal sedikit. Sekiranya orang yang menempuhnya berjalan lamban dan keinginannya lemah,pengetahuan tentang arah dan jalan rendah dan penghalang perjalanan banyak dan berat,maka disanalah bencana dan kebinasaan,kecuali orang yang dirahmati Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan tangan-Nya membawanya ke kampung keselamatan.
Berkata Ibnu Qayyim,"Lemahnya motivasi dan kemauan disebabkan lemahnya hati. Hati yang baik adalah hati yang berkemauan tinggi,memiliki motivasi dan kecintaan yang kuat. Karena kemauan dan kecintaan berbanding lurus dengan hal yang dicintai dan beruntung dengan hati yang kosong dari penyakit yang menghalanginya dari kemauan. Sebaliknya, lemahnya kemauan dan rendahnya motivasi disebabkan karena kurangnya rasa atau adanya penyakit dan melemahkan penghidupan hati. Lemahnya keinginan tanda lemahnya hati, sebagaimana tingginya kemauan dan kuatnya motivasi pertanda hati tersebut sempurna dan membuat kehidupan lebih baik dan lebih bahagia.
Dalam berkemauan seseorang harus memiliki dua kekuatan, Kekuatan Ilmu dan Kekuatan Amal.
Berkata Ibnu Qayyim,"Kesempurnaan manusia terdiri dari dua pokok landasan,Yaitu mengetahui kebenaran dari kebathilan (yaitu kekuatan ilmu) dan mengutamakan kebenaran dari yang bathil (kekuatan amal). Kedudukan manusia di sisi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala baik di dunia maupun di akhirat sesuai kedudukan mereka dalam dua landasan ini. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memuji para Nabi dan Rosul karena mereka memiliki dua landasan ini."
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
Seseorang yang memperoleh hidayah mempunyai kemauan yang kuat dan motivasi yang tinggi,karena yang dicari adalah surga yang luasnya meliputi langit dan bumi. Jika orang yang mencari dunia memerlukan semangat dan motivasi,tentu yang mencari akhirat lebih lagi.
Perjalanan menuju surga bagaikan perjalanan orang yang menempuh padang pasir,jalannya tidak berujung,perkampungan entah dimana,perbekalan tinggal sedikit. Sekiranya orang yang menempuhnya berjalan lamban dan keinginannya lemah,pengetahuan tentang arah dan jalan rendah dan penghalang perjalanan banyak dan berat,maka disanalah bencana dan kebinasaan,kecuali orang yang dirahmati Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan tangan-Nya membawanya ke kampung keselamatan.
Berkata Ibnu Qayyim,"Lemahnya motivasi dan kemauan disebabkan lemahnya hati. Hati yang baik adalah hati yang berkemauan tinggi,memiliki motivasi dan kecintaan yang kuat. Karena kemauan dan kecintaan berbanding lurus dengan hal yang dicintai dan beruntung dengan hati yang kosong dari penyakit yang menghalanginya dari kemauan. Sebaliknya, lemahnya kemauan dan rendahnya motivasi disebabkan karena kurangnya rasa atau adanya penyakit dan melemahkan penghidupan hati. Lemahnya keinginan tanda lemahnya hati, sebagaimana tingginya kemauan dan kuatnya motivasi pertanda hati tersebut sempurna dan membuat kehidupan lebih baik dan lebih bahagia.
Dalam berkemauan seseorang harus memiliki dua kekuatan, Kekuatan Ilmu dan Kekuatan Amal.
Berkata Ibnu Qayyim,"Kesempurnaan manusia terdiri dari dua pokok landasan,Yaitu mengetahui kebenaran dari kebathilan (yaitu kekuatan ilmu) dan mengutamakan kebenaran dari yang bathil (kekuatan amal). Kedudukan manusia di sisi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala baik di dunia maupun di akhirat sesuai kedudukan mereka dalam dua landasan ini. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memuji para Nabi dan Rosul karena mereka memiliki dua landasan ini."
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ
Dan Kami jadikan di antara
mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami
ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.(QS. As-Sajadah:24)
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala mengabarkan bahwa dengan sabar dan keyakinan terhadap ayat-ayart Alloh Subhanahu Wa Ta'ala,baru akan diperoleh kepemimpin dalam agama. Mereka itulah yang dikecualikan oleh Alloh dalam kategori orang-orang yang merugi.
Sebagaimana yang dikatakan oleh penyair:
Siangmu- wahai yang tertipu- hanya sia-sia
dan kelalaian...
malammu dipenuhi dengan tidur dan
suara dengkuran...
Bersusah hanya mendatangkan penyesalan...
Hidup di dunia seperti binatang piaraan...
Bahagia dengan fana dan suka dengan khayalan...
tertipu dengan kenikmatan bak mimpi
di atas dipan...
(Tahdzib Madaarijius Salikin 2/945)
Untukmu yang Berjiwa Hanif
Label:Tausiyah | 0
komentar
Langganan:
Postingan
(Atom)
Pengunjung
Diberdayakan oleh Blogger.
Kategori
- Agenda (11)
- Kolom Rohis (1)
- Nisa' (3)
- Tausiyah (7)
- Tentang Kami (1)



