Minggu, 29 Juni 2014
Catatan Perjalanan: Musywil Rohis Jateng
Oleh Hanif Musthofa


Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillah, Allah Maha Penyayang, memberikan banyak sekali nikmat kepada hamba-Nya. Baik yang rajin sholat maupun yang sholatnya tahunan, semua dapat nikmat dari Allah. Kita sebagai manusia sering membuat rencana dan tak tahu apakah itu dapat dilaksanakan. Rasa bahagia akan terasa saat rencana jadi nyata.
Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah yang sukses dilaksanakan pada Jum’at-Ahad, 27-29 Desember 2013 bertempat di Komplek Islamic Center Nurul Islam Tengaran, Kabupaten Semarang. Lets go!
Ini nih lokasinya...
Pintu masuk lokasi Musywil





Hari Kamis, H-1 kegiatan, panitia berkumpul untuk melakukan persiapan akhir atau boleh disebut briefing (gak tahu juga sih artinya)....



...potong-potong stiker...




...siapin banner...



....dan Zzzzzzz.



Ketua Pelaksana Musywil, Irham Setyawan

Hari Jum’at, 27 Desember 2013. Action !!!

Pagi hari, panitia kembali sibuk mempersiapkan lokasi kegiatan.

Sekretaris, Said Ramadhan Abdurrahman

...dan sarapan tentunya.



Lanjut pasang banner dan denah lokasi.





 Panitia Musywil dari Wonogiri, Wahyu Setyawan dan temennya


Kreatif he he...


 Peserta mulai berdatangan dari berbagai penjuru.


(Perhatikan tas kuning baik-baik)





 Dan aang-iing-aang, kegiatan Musywil dibuka oleh koalisi 2 MC (baca: em-si)


Zainal Achmad Asrori (kiri) dan temennya.

Sambutan-sambutan...



 Ketua FORNUSA Pusat, Wafda Azya Khairuzaman




Bapak Didik Hermawan S.Pd selaku Ketua Iqro Club Jateng

Masuk ke kegiatan malam.




Ada nasyid juga Bro! Dari Azzam. Ini nasyid model mars atau harokah, jadi sangat bersemangat.
(Maaf gelap, namanya juga malam hari.)

(Alhamdulillah, lampu sudah nyala)

Dan renungan malam...

Eiiitss, Tidurnya gimana? Panitia sudah siapkan hotel.
Hari Sabtu pagi, langit cerah menyambut kami.
Masjid Assalam, lokasi utama kegiatan

olahraga dulu biar fresh...


...sarapan...
...dan narsis juga dong.
Saudara dari FORNUSA Pusat (Kecuali yang dua dari kiri) 

Briefing selalu dilakukan disetiap pergantian kegiatan oleh Koordinator Lapangan dan Sie Acara. (Tapi sering dipegang juga sih oleh ketua pelaksana atau malah sekretaris)

Kembali ke agenda kita, Musyawarah Rohis. Diawali dengan pengenalan Fornusa (Forum Rohis Nusantara) oleh Akh Wafda.


Dan dilanjutkan dengan pembentukan dewan presidium yang akan memimpin sidang nantinya.
Bendahara merangkap Presidium 1, Thoriq Abdul Aziz Rabbani (Tengah)

Yuk kita intip sebentar ke Sekretariat...
Oke, sudah cukup.

Pada kegiatan musyswarah kali ini, peserta terbagi menjadi 4 komisi yang membahas pasal-pasal dalam AD-ART yang sudah ditentukan dalam waktu yang sudah ditentukan pula di ruang yang sudah ditentukan juga pula (loh, pemborosan kata nih).



Itulah keempat komisi yang bekerja keras merumuskan AD-ART.

Tengok lagi ke sekretariat,
Eiitts, sedang makan. Jangan diganggu ! he he

Kemudian peserta berkumpul di ruang musyawarah untuk menyampaikan hasil sidang komisinya dan menetapkan AD-ART dengan musyawarah mufakat.



(Peserta dari Wonogiri juga ada loh, yang tengah paling dekat. Baju warna hijau-kuning-muda)
(tuh dia nongol lagi)


Dan ditengah panasnya sidang (bukan apa-apa bro, sumuk), datanglah Ustadz Aan Suwandi selaku ketua WAMY Indonesia dan Syech Abu Faisal Utusan WAMY Saudi Arabia..
Syech Abu Faisal kembali memberi tausyiah. materi mudah diterima karena diberikan melalui media cerita, dan juga karena penerjemahan yang baik lagi jenaka dari Ustadz Aan Suwandi yang tak jarang membuat para peserta terpingkal-pingkal karena candaannya.

Melanjutkan agenda musyawarah...

Behind the scene, Panitia juga bisa capek Bro ! ini gambar-gambar uniknya, dimulai dari yang paling nyenyak.



Dan sidang masih terus berlangsung hingga dini hari.
Ahad, the Last Day of Musywil Rohis Jateng

Briefing...briefing
Dan kaos pun datang...
Karena jumlah kaos terbatas (khususnya untuk yang ikhwan), maka harus pakai skala prioritas. Pertama peserta, kemudian MC, dan panitia yang sering kelihatan.
(MC narsis pakai kaos Musywil Rohis Jateng)
(Salahsatu panitia yang tak kebagian kaos, tetap sabar dan salam cakep)

Agenda di pagi ini adalah kegiatan pelepas penat musyawarah hari-hari sebelumnya. Sudah disiapkan sebuah panggung yang berdiri di lapangan. Perlu diketahui guys, panggung tersebut belum ada di hari sebelumnya. Jadi baru dibangun pada malam hari yang gelap gurita. Mantaaabss.



Ada Nasyid lagi dari Ai-Vi, acapella. Tahu kan? Nasyid pake mulut saja.



Pengenalan #Cakep, Cita Rasa Kebaikan Pelajar


Performa Nasyid dari ASPIRA Voice, acapella juga. Wuihh banyak ya penampilan nasyidnya.


Dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Fornusa Jawa Tengah oleh ketua Fornusa Pusat.





Ketua Fornusa Jawa Tengah yang telah dilantik, Ahmad Dahroini

Ada juga pembagian bingkisan dari Solo Peduli untuk Rohis-Rohis peserta Musywil.


Dan Saudara kita dari Fornusa Pusat undur diri...
Akh Fatih, Akh Zain, dan Akh Fakhri

Tak lupa narsis...
Doa...

Dan berakhirlah kegiatan Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah. Alhamdulillah.








Panitia Musywil Rohis Jateng
Sabtu, 21 Juni 2014

Musyawarah Wilayah Rohis Jawa Tengah Hari Terakhir :')



Hari ini, hari terakhir dari rentetan marathon 3 hari dua malam Musywil FORNUSA Jateng.

Pagi hari dimulai dengan Sholat shubuh berjamaah, terlihat jelas penurunan jumlah jamaah, ‘karena kemarin selesai acara setengah tiga akhi’ begitu jawaban beberapa peserta yang kedapatan telat sholat shubuh berjamaah.

Sang surya mulai meninggi, menyinari kaki gunung merbabu, SMP IT Nurul Islam tempat kami mengadakan Musywil. Hari yang cukup cerah, secerah rencana kami hari ini. Ya, sebagai hari penutup, agenda hari ini adalah hiburan, pelantikan ketua dan pengurus ini FORNUSA Jateng dan pemberian bingkisan kepada masing-masing perwakilan daerah, yang dibungkus dalam suatu mini konser yang telah disiapkan dengan matang oleh panitia.
Acara utama dimulai, ketika itu waktu telah menunjukkan pukul setengah Sembilan pagi. Acara diawali dengan perform Grup Nasyid AIVI yang membawakan tiga buah lagu. Antusiasme peserta terlihat cukup baik. Perform AIVI diakhiri dengan manis, dengan lagu ‘ayat ayat cinta’ yang telah diarasement kembali, lagu yang awalnya bernada mellow itu, disulap menjadi menjadi lebih enak didengar karena diiringi backsound acapella.
Selepas Perform AIVI, acara dilanjutkan dengan sosialisasi sebuah gerakan bernama, ‘CAKEP’ cita rasa kebaikan pemuda oleh Akh Irham dan akh Sa’id. Musywil FORNUSA itu… CAKEP.. he he.

Setelah sosialisasi CAKEP, peserta kembali dihibur oleh perform grup Nasyid ASPIRA. Kejutan terjadi karena salah satu personilnya adalah Akh Sa’id. ‘mantap Panitianya, bias nasyid dan acapella juga’ komentar salah seorang peserta. ASPIRA membawakan dua buah lagu yang bercorak acapella, yaitu ABG dan Problema.
Waktu menunjukkan pukul setengah 10 ketika acara mulai memasuki puncaknya,yaitu Peresmian Ketua Koordinator FORNUSA Jateng oleh Akh Wafda  selaku Ketua Koordinator pusat. Acara kemudian dilanjutkan dengan Orasi Pembuka oleh Akh Ahmad selaku Ketua Koordinator Fornusa Jawa Tengah.
Selepas itu, yaitu peresmian Pengurus FORNUSA Jawa Tengah, Para pengurus pun dipanggil satu persatu untuk naik keatas panggung. Lalu bersama Akh Ahmad bersama-sama membaca Ikrar  yang dituntun oleh Akh Wafda.
Acara kemudian dilanjut Hiburan oleh perform Grup Nasyid AIVI, yang membawakan satu buah lagu. Acara diselingi oleh pembagian Snack yang hari terakhir ini sangat bergizi berisi buah Pir, Kue, dan telur.
Agenda selanjutnya yaitu pemberian Bingkisan, berupa sebuah tas berisi hadiah dan kenang2an dari SOLO PEDULI, yang juga sebagai salah satu Sponsor yang menyumbang cukup besar bagi terlaksananya Muyswil Fornusa Jateng kali ini.
Sekitar pukul sebelas, acara berlanjut dengan salam perpisahan sekaligus perpisahan yang emosional dengan rombongan pengurus dari Fornusa Pusat. Yang diwakili oleh Akh Fatih, Akh Zain, dan Akh Fakhri.
Acara langsung dilanjut dengan Perform Nasyid dari Grup Nasyid ASPIRA. Yang kemudian sekitar pukul dua belas siang kurang 15 menit, dilanjut dengan DOA Bersama sebagai penutup acara.
Selesai acara, it's photo time.. para peserta dan pembimbing dipersilahkan naik ke atas panggung untuk berfoto bersama sesuka hati. raut wajah bahagia nampak dari para peserta yang sebelumnya lelah akibat semalam baru bisa beristirahat sekitar pukul setengah tiga pagi.
Yaa. acara ini sukses terlaksana, walaupundengan cacat di sana sini. Acara ini sukses, bukan hanya berkat nama besar FORNUSA, namun kemilitanan para panitianya yang notabene baru kelas sepuluh (X SMA) membuat kita harus angkat topi pada mereka. Juga para rombongan dari FORNUSA pusat yang seharusnya santai-santai sebagai tamu, namun ikut turun membantu.
dan tentu saja, acara ini tak akan sukses dan semeriah ini, tanpa bimbingan para pembina dan antusiasme para peserta yang luar biasa!
saya mewakili diri saya sendiri, menghaturkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada para peserta, pembina, dan para rombongan dari Pusat,juga pada kawan-kawan panitia yang semuanya saya cintai karena Allah. Satu pesan dari saya, semoga kita dapat melanjutkan spirit Musywil ini untuk membangkitkan dakwah di Daerah kita masing-masing.
jika daun lambangkan cinta
biarlah buah sebagai bukti
memberi tanpa pamrih
tak pernah meminta lebih
jika dakwah adalah cinta
biarlah kerja jadi bukti
lebihkan kinerja bukan janji
tegakkan islam di negeri pertiwi
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Sie Humas-Dekdok
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/

Musyawarah Wilayah Forum Rohis Nusantara Hari Ke-Dua



Hari kedua, diawali dengan membangunkan peserta untuk sholat tahajjud di masjid Assalam, yang kemudian dilanjutkan dengan Sholat Shubuh berjamaah. 
Agenda lalu di lanjutkan dengan senam bersama, yang dipimpin oleh Akh Faisal Umam. Selepas itu ada sedikit waktu bagi peserta untuk istirahat dan ganti baju. Sekitar pukul 7 pagi, para peserta sarapan yang kemudian dilanjut dengan kegiatan MCK.
Agenda dilanjutkan dengan Musyawarah sesi pertama. Diawali dengan pembacaan kembali daftar komisi dan anggotanya, lalu para peserta diminta untuk berkumpul sesuai komisi masing-masing. Kemudian, peserta diarahkan menuju ke ruangan komisi didampingi oleh PJ masing-masing, untuk melanjutkan musyawarah. Disana setiap komisi diminta memilih presidium dan notulennya masing-masing. Lalu dilanjutkan dengan musyawarah tentang AD dan ART.
Jalannya Musyawarah berlangsung alot, tak jarang demi membahas satu pasal, dibutuhkan waktu yang lumayan lama . Musyawarah kemudian dihentikan sejenak untuk sholat dhuhur dan makan siang, meski begitu beberapa komisi terlihat sudah menyelesaikan musyawarahnya. Akhirnya Musyawarah sesi pertama resmi berakhir ketika jam menunjukkan pukul satu siang.
Selepas musyawarah sesi pertama, peserta langsung digiring untuk kembali ke ruang siding demi membahas hasil musyawarah tiap komisi yang dipimpin oleh Akh Toriq. Secara umum, Musyawarah berlangsung  alot meski masih lebih kondusif dibanding musyawarah sesi pertama. Sesi ini ditutup seiring dengan masuknya waktu sholat Ashar.
Selepas Sholat berjamaah, agenda kembali dilanjutkan dengan Musyawarah sesi 3. Namun menjelang maghrib musyawarah terpaksa dipending untuk menyambut kedatangan Ustad Aan Suwandi selaku ketua WAMY Indonesia dan Syech Abu Faisal Utusan WAMY Saudi Arabia.
beliau datang sesaat sebelum sholat maghrib
Beliau langsung memberi tausyiah singkat tentang keutamaan shalawat pada sang Nabi. Tak Hanya sampai disitu, ba'da sholat maghrib, syech Abu Faisal kembali memberi tausyiah. materi mudah diterima karena diberikan melalui media cerita, dan juga karena penerjemahan yang baik lagi jenaka dari Ustad Aan Suwandi yang tak jarang membuat para peserta terpingkal-pingkal karena candaannya.
Alhasil, tausyiah yang berlangsung cukup lama itu (ba'da maghrib hingga Isya) terasa sangat singkat namun bermakna dalam bagi para peserta. "Ustadnya Stand Up Comedy" begitu respon beberapa peserta mengenai peragai ustad Aan Suwandi yang Jenaka. Akhirnya Kebersamaan kita dan Rombongan Syech Abu Faisal terpaksa berakhir saat waktu Isya Tiba
Agenda pun dimulai kembali dengan Musyawarah sesi 4 di ruang siding melanjutkan Musyawarah sesi 3 yang tertunda. Sama seperti sebelumnya, para peserta diminta berkumpul sesuai Komisi. Lalu dilanjutkan dengan pemilihan Presidium dan pembentukan formatur.
Musyawarah terus berlangsung hingga sekitar pukul setengah tiga ahad pagi. Selepas musyawarah, para peserta pun kembali untuk beristirahat
 
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/

Hari Pertama Musyawarah Wilayah Rohis 2013



Awal Peserta masuk, para peserta melakukan registrasi, registrasi dimulai selepas sholat Jum’at. 
Acara Grand Opening Ceremony, dimulai sekitar pukul setengah lima lebih. Ada akh Zainal Achmad Asrori featuring akh Hanif Mustofa Abdul Aziz sebagai MC.
Yang membuka acara sembari memimpin acara pembukaan. Agenda pertama Tilawah oleh Akh Mahendra, lalu sambutan-sambuta dari Akh Irham Setyawan selaku ketua panitia dan Akh Wafda Azya Khairuzaman sebagai Ketua FORNUSA Pusat lalu dilanjut Bapak Didik Hermawan S.Pd selaku Ketua Iqro Club JaTeng Sekaligus membuka acara dengan penyerahan pin kepada salah satu peserta MusyWil. Selepas sambutan-sambutan tadi, acara Grand Opening Ceremony pun ditutup.
 Setelah Grand Opening Ceremony, dilanjutkan dengan ISHOMA
Lalu Sesi Kedua. Acara pertama adalah ta’aruf, dengan mengusung tema Games, MC meminta peserta mencari pasangan dari daerah yang berbeda. Lalu acara ditutup dengan ta’aruf antar pasangan. Acara kemudian di jeda oleh hiburan nasyid yang di bawakan Grup Nasyid “Azzam”. Acara kembali berlanjut, acara ketiga adalah Tausyiah. Materi dibawakan oleh Ustad Nendy, yang intinya adalah “Dakwah itu punya arti yg luas, dpat diartikan dgn berperang yaitu berperang merenggut pengaruh dan dukungan. Kita juga harus mempunyai bekal untuk menjadi seorang pemimpin. Itu semua tak akan bisa kita tempuh tanpa dukungan dri sosok ibu kita”. Tausyiah ditutup dengan muhasabah yang sangat menyentuh. Acara ketiga adalah sharing, yang dipimpin oleh Ustad Edy Rianto, yaitu sharing tentang perkembangan forum-forum rohis dibeberapa wilayah di Jateng, disampaikan oleh beberapa perwakilan peserta. Acara tekahir yaitu Pemetaan Komisi, yang dipaparkan oleh Akh Irham Setyawan dan Akh Sa’id Ramadhan. Akhirnya acara rampung juga di ketika jam menunjukan sekitar pukul 12 malam.
Selepas acara, para peserta pun kembali kekamar masing-masing, untuk beristirahat.
sumber: http://fornusa-jateng.blogspot.com/
Selasa, 04 Maret 2014
Memiliki Motvasi
          
          Seseorang yang memperoleh hidayah mempunyai kemauan yang kuat dan motivasi yang tinggi,karena yang dicari adalah surga yang luasnya meliputi langit dan bumi. Jika orang yang mencari dunia memerlukan semangat dan motivasi,tentu yang mencari akhirat lebih lagi.
           Perjalanan menuju surga bagaikan perjalanan orang yang menempuh padang pasir,jalannya tidak berujung,perkampungan entah dimana,perbekalan tinggal sedikit. Sekiranya orang yang menempuhnya berjalan lamban dan keinginannya lemah,pengetahuan tentang arah dan jalan rendah dan penghalang perjalanan banyak dan berat,maka disanalah bencana dan kebinasaan,kecuali orang yang dirahmati Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan tangan-Nya membawanya ke kampung keselamatan.
          Berkata Ibnu Qayyim,"Lemahnya motivasi dan kemauan disebabkan lemahnya hati. Hati yang baik adalah hati yang berkemauan tinggi,memiliki motivasi dan kecintaan yang kuat. Karena kemauan dan kecintaan berbanding lurus dengan hal yang dicintai dan beruntung dengan hati yang kosong dari penyakit yang menghalanginya dari kemauan. Sebaliknya, lemahnya kemauan dan rendahnya motivasi disebabkan karena kurangnya rasa atau adanya penyakit dan melemahkan penghidupan hati. Lemahnya keinginan tanda lemahnya hati, sebagaimana tingginya kemauan dan kuatnya motivasi pertanda hati tersebut sempurna dan membuat kehidupan lebih baik dan lebih bahagia.
          Dalam berkemauan seseorang harus memiliki dua kekuatan, Kekuatan Ilmu dan Kekuatan Amal.
          Berkata Ibnu Qayyim,"Kesempurnaan manusia terdiri dari dua pokok landasan,Yaitu mengetahui kebenaran dari kebathilan (yaitu kekuatan ilmu) dan mengutamakan kebenaran dari yang bathil (kekuatan amal). Kedudukan manusia di sisi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala baik di dunia maupun di akhirat sesuai kedudukan mereka dalam dua landasan ini. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memuji para Nabi dan Rosul karena mereka memiliki dua landasan ini."
         Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ

 Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.(QS. As-Sajadah:24)
        Alloh Subhanahu Wa Ta'ala mengabarkan bahwa dengan sabar dan keyakinan terhadap ayat-ayart Alloh Subhanahu Wa Ta'ala,baru akan diperoleh kepemimpin dalam agama. Mereka itulah yang dikecualikan oleh Alloh dalam kategori orang-orang yang merugi.
       Sebagaimana yang dikatakan oleh penyair:
Siangmu- wahai yang tertipu- hanya sia-sia 
dan kelalaian...

malammu dipenuhi dengan tidur dan
 suara dengkuran...

Bersusah hanya mendatangkan penyesalan... 

Hidup di dunia seperti binatang piaraan...

Bahagia dengan fana dan suka dengan khayalan...

tertipu dengan kenikmatan bak mimpi
di atas dipan...
(Tahdzib Madaarijius Salikin 2/945) 




Untukmu yang Berjiwa Hanif